Aku mencinta bukan meminta Aku merindu bukan menunggu Aku  Advertisements

Read More

taste of paradise is here. We. You and Me.

dear my future love… bersabar barang sebentar menanti pasti dalam perjalanan pencarian menemukan itu tidaklah mudah, namun tidak juga sesulit dan seseram yang ditakutkan. Butuh kesiapan bagi aku dan kamu agar bisa lolos melewati fase ini. Ketangguhan, kesungguhan hati menjadi pembuka jalan untuk dapat meneruskan perjalanan panjang di hadapan kita berikutnya. kamu disitu dengan segala […]

Read More taste of paradise is here. We. You and Me.

Curhat dong…

Siapa sih yang gak pernah mendengar kata dari judul di atas? Saya yakin seyakin-yakinnya, yakin yang hakiki melalui prinsip “khobar mubtada” yaitu dimana satu kabar yang datang dari orang banyak yang kemudian menjadi suatu keniscayaan bagi kita untuk mempercayainya pun meyakininya. Lantas terbayang adalah sosok Mamah Dedeh, seorang Ibu Ustadzah paruh baya yang selalu dengan […]

Read More Curhat dong…

Dan, ketika…

Teringat terlintas dengan sekilas salah satu dari sekian banyak ucapan mulia Cak Nun yang kubaca dari salah seorang teman yang mempostingkannya di media sosial. Bahwa kemudian “apa yang menjadi kesedihanmu, kepedihanmu, luka serta dukamu adalah standart yang kamu buat sendiri” Jleeebbbb… Beberapa persoalan dan masalah hidup kerapkali menghadang dan menghantam garis cerita kehidupan bagi setiap […]

Read More Dan, ketika…

Egoisme, sebuah senjata makan Tuannya sendiri.

Berdamai dengan diri sendiri, memaafkan diri sendiri terkadang jauh lebih sulit dibanding dengan yang lain. Kenapa? Egoisme yang merupakan sifat permanent pada setiap jiwa kita ini cikal bakal terlahirnya sifat sikap turunannya. Jika kita mampu memapah meredam serta mengendalikan. Tawadhu, rendah hati, qonaah lah yang akan terbentuk. Sebaliknya jika membiarkan percik api keegoisan kita bertambah […]

Read More Egoisme, sebuah senjata makan Tuannya sendiri.

sudahi saja.

Sudahi jangan kau teruskan. Bahwa diri sendiri masih layak untuk dihormati dihargai dibahagiakan. Bukan lagi tentang memupuk harapan-harapan semu, yang lama kian menjelma setumpuk pahitnya kenyataan. Bergegaslah tinggalkan itu semua. Tentukan semenjak dini apa yang menjadi skala prioritas dalam hidupmu. Lakukan apa yang bisa membuatmu bahagia. Songsong kesenangan mu. Yakinkan semua akan baik baik saja. […]

Read More sudahi saja.

Mengejar Ketertinggalan. Bisakah?

“Pacar ketinggalan kereta” begitu sebuah judul film terkemuka di sebuah era pada masalalu. Di lain cerita seringkali kita mendengar seseorang berkata “duhh tas ku ketinggalan”. Contoh diatas merupakan hal yang seketika terlintas di otakku begitu saja. Tertinggal. Ahhh sesuatu yang menjemukan seperti halnya menunggu. Terlebih menunggumu untuk peka akan perasaanku. Hohoho… Yaelahh koq menyimpang kek gini […]

Read More Mengejar Ketertinggalan. Bisakah?

Mengheningkan CINTA dimulai..

Seseorang berkata pada kekasihnya malah setengah berteriak “aku ini cinta kamu, aku ini sayang kamu.! Bagaimana tanggapan kekasih yang diteriakannya itu? Bukan membalas, justru ilfeel yang ada.  Beberapa kelompok, sebahagiannya lagi berkoar koar pun meneriakan Cinta NKRI. Saya kira jika Negara adalah berbentuk seorang kekasih, tak ayal kejadiannya takkan jauh berbeda. Jauh dari kebisingan bukan […]

Read More Mengheningkan CINTA dimulai..